Menu

Bebek & Ayam Goreng Cabang Purnama Kota SBY Jawa Timur Uenak

Bebek & Ayam Goreng Cabang Purnama Kota SBY Jawa Timur memang rasanya uenak tenan. Salah satu wisata kuliner di Surabaya yang wajib Anda cicipi saat travelling ke kota Pahlawan. Berikut 5 fakta seputar makanan khas Jawa Timur yang rasanya jos banget!

Doyan bebek? Bukan Donald Bebek yang bokongnya seksi semlohe itu yaaa, tapi ini bebek panganan khas pinggir jalan yang kalo kalian lagi jalan-jalan ke Surabaya hampir di setiap sudut kota dapat ditemui panganan ini. Jadi ora usah kuatir kaliren (red: kelaparan) yo rek! hihihi

5 Fakta Bebek Goreng Cabang Purnama

5 Fakta Bebek Goreng Cabang Purnama

Nah arek Suroboyo pastine wes khatam yo dengan yang namanya Bebek Kayu Tangan di Bratang, Bebek Cak Yudi di Perak, Bebek Tugu Pahlawan di sekitar Tugu Pahlawan tentunya atauuu Bebek Palupi yang mulai merambah mall-mall di Surabaya. Nahhh, kalo Bebek Purnama ada yang tau nggak di mana lokasinya??? Di mana manaaaaa hihihi, iya apa iya?

1. Cabang Purnama Bertebaran di Surabaya

Mau di mana ajaaa di berbagai sudut kota Surabaya bisa dijumpai bebek goreng cabang Purnama.

Mau di Perak okeh, mau di sekitaran Kodam Brawijaya okeh, Ketintang okeh. Sebutin deh di mana, bisa dipastikan ini warung dengan geber warna kuning merona ada di situ. “Eksisss tenan yo rek!”

2. Bukan Cabang Purnama

Hmmm Cabang Purnama? Emang ada pusatnya? Trus sistemnya apa sudah di franchise-kan gitu kah? Oh no no ternyata bukan loh, penamaannya saja yang cabang Purnama.

Tapi faktanya setiap pemilik warung punya resep sendiri baik itu si bebek, sambal maupun serundeng khas bebek Purnama.

Dan anehnya cita rasa bebek goreng dari warung satu dengan warung lainnya mirip loh, pun demikian si sambal bajak yang endes itu apalagi serundengnya hmmm.

3. Serundeng Crunchy

Iyaaa ini serundeng serius bikin nagih “Mbak, nambah serundengnya ya!” orderan default saya kalo pas lagi andok di sini.

Kriyuk-kriyuk gurih gimanaaa gitu, apalagi pas makan sambil muluk (red: makan menggunakan tangan] dipaduin dengan sambal bajaknya yang khas banget, hmmm mendadak laper dah pas nulis ini hihihi.

4. Ex-Bioskop

Lantas kalo emang bukan cabangnya kenapa juga dinamai Cabang Purnama? Trus pusatnya di mana? Kan cabang katanya? Eaaa SGH-ers mulai kepo. “Opo’o toh kok dijenengi Purnama bebek’e iki?” ehhhh la dalah njekethek tibak’e perkara nama warung dinamakan Purnama, dikarenakan asal muasal pertama kali warung buka di Jalan Pajajaran, yang letaknya di sekitaran ex-Bioskop Purnama, oalaaah.

Mungkin sudah menjadi kebiasaan orang Surabaya kali ya, kalo menamakan panganan ya deket-deket gedung yang dulunya eksis sebut saja gedung bioskop. Yang notabene gedung-gedung bioskop di Surabaya ini dulu bertebaran di mana-mana loh, mirip lah dengan si bebek Purnama ini hahaha.

Soal penamaan pun mirip banget nih dengan Lontong Balap Garuda, Gado-gado Garuda. Padahal kan jalan Garuda bukan di sekitaran Kranggan situ, eh ternyata ya karena di sekitar jalan Kranggan itu dulunya pernah ada Bioskop Garuda hihihi.

Setali tiga tuang lah dengan bebek Purnama ini, meskipun ex-Bioskop Purnama dari luar terlihat kumuh dan rungsep kerena telah berhenti beroperasi sejak tahun 1968. Tetap aja warung bebek ini di mana pun berada dinamai Cabang Purnama hehe.

5. Pusat Cabang Purnama Sudah Tutup

Fakta lain menyebutkan bebek Purnama yang di Jalan Pajajaran juga sudah tutup loh, tapi bukan berarti cabang-cabang Purnama lainnya juga tutup, malahan makin eksiiiis!

Makanya jangan mau kalah eksis sama bebek goreng Cabang Purnama dooong, monggo kerso kalo kalian lagi maen-maen ke Surabaya. Dijamin bikin nagih!

Diposting Oleh | tags: , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Informasi Menarik Lainnya